Selamat datang di BLOG WIRANIAGA TOYOTA PERTAMA di Surabaya | Komitmen kami: memberikan pelayanan untuk Anda dengan harga terbaik, proses kredit cepat & mudah, serta delivery tepat waktu. Percayakan pembelian mobil Toyota baru Anda pada kami | READY STOCK ALL TYPE: Agya, Avanza, Etios, Innova, Rush, Fortuner, Yaris, Vios, Altis, Camry, Nav1, Hiace, Hilux, Dyna, Land Cruiser, Previa, Alphard, Prius, FT 86
Latest Posts

Eksport Toyota Vios Meningkat Hingga Tiga Kali Lipat

Toyota Vios pun menjadi primadona ekspor karena mampu mencatat rekor penjualan tertinggi dengan naik hingga tiga kali lipat
Periode pertama tahun 2015 ini, pasar domestik sedang lesu karena lemahnya pertumbuhan ekonomi. Namun, PT Toyota Motor Manufacturer Indonesia (TMMIN) mampu mendongkrak produksi saat ini. Di samping itu, porsi ekspor Toyota yang meningkat juga harus terus dipenuhi.

Toyota mengungkapkan bahwa ekspor kendaraan dalam keadaan utuh (CBU) periode Januari-Maret 2015 tercatat sebanyak 44.000 unit, angka ini pun naik 30,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 33.800 unit. Toyota Vios pun menjadi primadona ekspor karena mampu mencatat rekor penjualan tertinggi dengan naik hingga tiga kali lipat (200 persen). Vios yang awalnya hanya mampu diekspor sebanyak 3.300 unit, kini telah mencapai angka ekspor sebanyak 10.200 unit.

"Kami bersyukur atas pencapaian ini dan berharap target pertumbuhan ekspor 10 persen sampai akhir tahun bisa terpenuhi," ungkap I Made Dana Tangkas, Direktur TMMIN di Jakarta.

Meski Vios mengalami kenaikan angka eskpor yang cukup besar, namun Toyota Fortuner masih menjadi kontributor ekspor terbesar Toyota Indonesia. Toyota Fortuner mampu dieskpor sebanyak 13.763 unit untuk periode sama tahun 2015 dan mencakup 31,11 persen ekspor. Jumlah ini pun juga mengalami kenaikan sebanyak 14,7 persen jika dibandingkan dengan angka ekspor periode sama tahun lalu. Peringkat kedua ditempati oleh Vios dan Yaris dengan kontributor ekspor terbesar sebanyak 10.247 unit dengan 23,16 persen.

Sedangkan Kijang Innova harus rela tergeser di posisi ketiga dengan kontribusi 8,91 persen atau 3.934 unit. Namun, angka ini naik sebanyak 2,6 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan sisanya sebanyak 16.124 unit adalah sumbangan dari ekspor beberapa model lain seperti Avanza, Rush, Town Ace/Lite, Agya, dan Yaris.


read more...

Toyota Indonesia Mampu Pertahankan Produksi Secara Positif

Kinerja produksi PT Toyota Astra Motor Manufacturer Indonesia (TMMIN) masih berjalan positif, hal ini untuk mendukung penjualan dalam kondisi pasar domestik yang sedang lesu. Pada periode Januari-Maret tahun ini, Toyota Indonesia mampu memproduksi sebanyak 51.430 unit mobil. Angka produksi ini naik sebesar 7,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai 47.967 unit mobil. 

"Produksi Toyota Indonesia ini menggunakan sistem tarik (pull system), jadi kapasitas pabrik menyesuaikan dengan besaran permintaan yang masuk. Produksi kami evaluasi setiap bulan, kuartal, atau semester, jadi dinamis," ungkap Direktur TMMIN, I Made Dana Tangkas. 

Data produksi yang dilansir TMMIN menyebutkan bahwa pasokan produksi untuk pasar domestik Indonesia mengalami penurunan sebanyak 18,3 persen dan hanya mencapai 23.474 unit. Penurunan ini cukup signifikan dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 28.747 unit. Sedangkan dari segi ekspor, Toyota mengalami kenaikan cukup tajam yakni sebesar 45,5 persen pada periode Januari-Maret tahun ini dan menjadi 27.959 unit. Pada kuartal pertama tahun lalu, angka ekspor Toyota hanya mampu mencapai 19.220 unit saja. 

Made mengungkapkan bahwa 75 persen ekspor Toyota difokuskan ke negara-negara Timur Tengah. Meskipun kondisi TimTeng saat ini sedang tidak stabil akibat konflik Yaman dan gerakan pemberontakan ISIS. Namun, Toyota Indonesia tetap optimis untuk mengekspor mobil ke TimTeng. Toyota juga mengaku bahwa proses eskpor mobil ke Timur Tengah tidak mengalami gangguan dan tak berpengaruh banyak pada angka eskpor. 

“Tujuan ekspor utama kami itu adalah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, untuk Yaman jumlahnya tidak terlalu banyak, jadi tidak terlalu berpengaruh secara total," lanjut Made.

read more...

Toyota Donasikan 2 Unit Vios Untuk UI

Toyota Donasikan 2 Unit Vios Untuk Universitas Indonesia
Pada hari Rabu (22/04/2015) lalu, Toyota dan Grup Astra telah mendonasikan dua unit Toyota Vios untuk Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) dan Politeknik Negeri Jakarta. Kegiatan donasi ini merupakan bagian dari kegiatan sosial atas tanggung jawab dari perusahaan (CSR) yang disalurkan melalui Yayasan Toyota dan Astra atau yang biasa disingkat YTA. 

Sejak tahun 1974 program YTA sudah malang melintang dalam pengguliran berbagai program pendidikan seperti beasiswa pelatihan, hingga sumbangan peralatan pratikum. Disamping itu, YTA telah menjalin kerja sama yang cukup kuat dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dalam menyelenggarakan Kuliah Umum bagi mahasiswa yang bertujuan untuk menjembatani dunia akademi dengan dunia kerja yang riil. Di Indonesia sendiri hanya ada 6 universitas pilihan yang telah menggelar Kuliah Umum ini. Di antaranya ialah Institut Teknologi Surabaya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, dan Universitas Hassanuddin Makassar.

Pada tahun 2015 ini, Toyota telah mengembangkan sebanyak 18 unit kendaraan untuk 18 Sekolah Menengah Kejuruan dan Universitas pilihan. Kegiatan ini di selenggarakan sebagai rangkaian perayaan HUT ke 40 YTA. 

Di kegiatan ini YTA telah menyalurkan beasiswa di Fakultas Teknik Universitas Indonesia bagi para mahasiswa dan mahasiswi yang berprestasi. YTA sendiri telah menyalurkan dana beasiswa pelajar tingkat SMA hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebesar Rp 62 miliar selama 40 tahun ini. “Setiap kegiatan YTA diharapkan selalu sejalan dengan dinamika dan tantangan pembangunan pendidikan di tanah air ini,” ujar Suparno Djasmin, Dewan Pembina YTA.

Sebagai salah satu penerima beasiswa, Adi, mahasiswa Fakultas Teknik UI, angkatan 2011 menceritakan bahwa ia memperoleh uang tunai sebesar Rp 2,4 juta setiap semester dalam satu tahun. "Uang beasiswa ini kami peroleh dengan cara yang cukup mudah, cukup mendaftarkan diri saja ke kampus. Dan pastinya bermanfaat sekali, dengan uang beasiswa ini bisa digunakan untuk keperluan kuliah," jelas Adi.


read more...

Uji Kelayakan Produksi Corolla Altis oleh Toyota Indonesia

Toyota selalu berusaha memberikan produk berkualitas tinggi yang dilengkapi teknologi canggih
Demi memberikan kepuasan terhadap konsumen, Toyota selalu berusaha memberikan produk berkualitas tinggi yang dilengkapi teknologi canggih. Untuk itulah, berbagai uji kelayakan ketat harus dilakukan sebelum produk Toyota dipasarkan. Toyota telah sukses memproduksi berbagai model mobil seperti sedan Vios, Toyota Yaris, Etios dan Limo. Kali ini Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sedang mengkaji kelayakan produksi mobil sedan model lain yaitu Corolla Altis.

Sebenarnya, sedan Corolla Altis sudah pernah diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Sambutan yang baik pun telah diterima saat Corolla Altis pertama kali diluncurkan di Indonesia. Namun karena krisis moneter selama masa produksi serta pertumbuhan ekonomi yang melemah, produksi Corolla Altis pun dihentikan untuk sementara waktu. Kemudian Toyota memindahkan proses produksi sedan ini ke Thailand hingga saat ini.

“Yang kami pelajari adalah skala bisnisnya atau skala ekonominya, apakah cukup feasible untuk proses produksinya,” ungkap Director Corporate and External Affair PT TMMIN, I Made Dana Tangkas. 

Made juga mengungkapkan bahwa ukuran skala ekonomis yang umum diberlakukan untuk suatu model mobil bisa bervariasi. Contohnya adalah penjualan yang mampu mencapai 35.000 unit, 50.000 unit, hingga yang mencapai 100.000 unit. Hal ini pun dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga skalanya tak bisa ditentukan sembarangan. 

“Idealnya memang 100.000 unit, tapi saat ini 30.000 unit juga sudah bisa,” lanjut Made. 

Jika rencana produksi ini benar-benar dijalankan, proses produksi akan dilakukan di pabrik kedua Toyota yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Toyota memilih pabrik ini karena fasilitas produksinya sangat sesuai untuk mobil jenis sedan yang menggunakan struktur monocoque. Pabrik ini pun memiliki kapasitas yang cukup besar yakni 120.000 unit.

read more...