Kijang Innova J : Kok Bisa Lebih 'Murah'?

Dealer Resmi Mobil Toyota Baru Terbaik Surabaya Terima Tukar Tambah Mobil Bekas Angsuran DP Ringan Diskon BesarSebenarnya harga Rp 179,9 juta tidak bisa dikatakan murah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun dari seluruh varian Kijang Innova, inilah yang paling terbawah. Pasalnya, 15 varian lain rentang harganya mulai dari Rp 198,05 – 286,6 juta. Saingan terdekatnya, Innova E standar bermesin bensin dihargai Rp 198,05 juta (on the road) di Jakarta. Perbedaan yang cukup besar!
Tentu saja muncul pertanyaan, setelah dikurangi sekitar Rp 20 juta, apa saja bagian yang dikurangi pada Innova J dibandingkan tipe E?

Dari sosoknya sama saja dengan tipe E. Kendati demikian, tipe J hanya tersedia untuk mesin bensin 2,0 liter. Tidak ada versi diesel. Nah, mesin bensin yang digunakan sama dengan tipe E. Begitu juga komponen pendukung lain, seperti transmisi. Keduanya menggunakan transmisi manual 5-tingkat percepatan.

Desain gril sama dengan Innova lain. Namun seperti tipe E, gril sewarna dengan bodi. Rodanya sedikit berbeda kendati sama-sama menggunaan pelat baja yang dipres. Kalau E, dilengkapi dop untuk seluruh roda, pada J, dop hanya untuk atau untuk menutup mur roda.

Interior
Bila masuk ke dalam interior dua warna (two tone), baru diketahui bagian yang dihilangkan. Di depan atau dashboard, tidak ditemukan lagi audio. Kosong melompong!

“Dengan cara begini, pemilik bisa memilih audio sesuai dengan keinginan dan kemampuannya. Mau satu atau dua DIN bisa saja. Tepatnya, kalau ditugar tidak perlu melepaskan yang aslinya,” jelas Achmad Rizal, Marcomm Department Head PT TAM.

Menurutnya, Innova J adalah ibarat rumah tumbuh. Nanti, setelah ada uang, pemiliknya bisa menambahkan pelengkapan untuk membuat penampilan MPV makin gaya. “Pertama bisa saja menambahkan audio atau pelek,” jelasnya.

Perlengkapan lain yang juga hilang dari interior adalah konsol boks yang membentang dari dashboard, tongkat transmisi dan celah antara kedua jok depan. Interior MPV tampak lapang dan polos.

Kendati demikian, fitur lain masih dipertahankan. Antara lain door trim moulding dengan tombol-tombol untuk power window dan menaruh botol minuman. AC masih ada, namun blowernya cuma satu.

Jok kendati bentuknya sama, namun materinya berbeda. Pada tipe J ini digunakan vinyl yang lebih gampang dibersihkan. Sedangkan tipe E menggunakan fabric. Sabuk pengaman juga digunakan pada jok deret kedua dan ketiga. Lampu interior tinggal satu, di depan jok tengah.

Naik Kelas
Strategi Toyota dalam menjangkau pasar untuk Innova kali agak berbeda. Biasanya, untuk menambah varian, produsen memperkenalkan versi yang lebih mewah. Kali ini, pada Innova, Toyota justru melakukan hal yang sebaliknya, versi paling bawah.

“Kita ingin menjangkau konsumen mobil Indonesia yang saat ini hanya bisa memiliki MPV Avanza. Perbedaan harga antara Avanza dengan Innova J tak terlalu jauh. Jadi, pemilik Avanza yang ingin naik kelas, ingin kendaraan yang lebih nyaman dan luas, jadi lebih mudah memilikinya. Apalagi dengan skema kredit yang ditawarkan oleh Toyota Astra Finance,” lanjut Achmad Rizal.

Dijelaskan, dengan menjual Avanza Rp 120 juta, Rp 100 juta bisa buat uang muka Kijang Innova J. Sisanya Rp 20 juta bisa disimpan atau untuk menambah perlengkapan baru buat Innova ini. Selanjutnya tinggal meneruskan cicilan sesuai dengan jangka kredit yang diinginkan konsumen.